#Hi-Business6 | 5 Ide Kreatif agar STARTUP-mu Go Green!

Hallo Sobat Hi-Business! Kembali lagi dalam artikel Hi-Business minggu ini. Jika kemaren Hi-Business telah menulis mengenai startup dan perkembangannya di Indonesia, nah sekarang Hi-Business punya ide-ide kreatif agar STARTUP kalian dapat Go Green atau ramah lingkungan.

Di Indonesia, kita tahu bahwa bisnis startup di Indonesia sedang berkembang, namun apakah target utama bisnis sobat hanya berpacu pada profit saja? Tentu bukan, kan. Selain profit, keberlanjutan suatu bisnis pun harus terjadi. Selain mengelola bisnis dengan jelas, kita pun harus memperhatikan lingkungan sekitar kita. Jangan sampai usaha atau bisnis yang Sobat lakukan dapat merugikan alam sekitar. Menjaga lingkungan khususnya di Indonesia sudah menjadi kewajiban kita semua yaa. Lalu, gimana nih caranya ? Cekidot!

startuo

Di lansir dari huffingtonpost.com, 5 ide  kreatif agar bisnis startup kita dapat go green adalah :

  1. Bisnis startup-mu harus mengurangi limbah.

reduce

Terkadang perusahaan pemula atau startup tidak memulai bisnis mereka dengan etos lingkungan, namun secara bertahap berupaya mengurangi jejak lingkungan mereka dari waktu ke waktu. Selanjutnya, mereka hadir karena kebutuhan akan solusi industri agar memiliki berkelanjutan usaha.

Begitulah dengan Attero Recycling , yang didirikan untuk mengatasi masalah yang berkembang yang ditimbulkan oleh limbah elektronik. Startup ini menyediakan manajemen barang elektronik dan listrik end-to-end dengan penekanan pada inisiatif daur ulang yang berkelanjutan.

Spoiler Alert juga termasuk dalam kategori ini. Startup tersebut membantu bisnis yang berkaitan dengan makanan mengurangi limbah makanan mereka dengan mengkoordinasikan pemenuhan dan mengelola sumbangan makanan surplus yang jika tidak akan sia-sia.

  1. Bisnis startup-mu dapat mempromosikan energi berkelanjutan .

Penggunaan energi yang meroket adalah salah satu sumber daya alam terbesar. Untungnya, sejumlah startup berinvestasi dalam revolusi energi berkelanjutan dengan solusi energi ramah lingkungan dan / atau bekerja untuk mengurangi limbah energi mereka sendiri.

artic sand

Arctic Sand (yang diluncurkan dari MIT) mengembangkan teknologi yang meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi energi yang hilang sebagai panas. Wunder pairs schools, organisasi, dan kota dengan calon investor untuk proyek surya berskala besar. Startup Sungage Financial juga membantu konsumen setiap hari mengakses dana untuk panel surya. Bagi bisnis startup ini, ramah lingkungan bukanlah hasil sampingan dari pekerjaan mereka. Bahkan, ini adalah fokus utama misi mereka.

3.Bisnis startup-mu menggunakan bahan yang berkelanjutan (sourcing sustainable materials).

sustainability

Menjual produk fisik apapun secara inheren membutuhkan pengeringan sumber daya lingkungan. Proses pembuatannya melibatkan sejumlah besar air dan energi, dan transportasi yang dibutuhkan untuk mengirimkan produk ke seluruh penjuru negeri (atau dunia) melepaskan gas rumah kaca ke atmosfer. Berinvestasi dalam bahan yang berkelanjutan dapat membantu mengimbangi ukuran eco-footprint ini.

Startups dapat menjadi tantangan dengan memanfaatkan kapas organik (dalam kasus industri mode), berinvestasi dalam pertanian berkelanjutan (dalam kasus industri makanan), dan memanfaatkan bahan-bahan yang tidak beracun (dalam kasus industri kasur). Bahkan industri kematian mulai masuk ke pabrik pemalsuan petaka Willow & Werth , misalnya, menggunakan kayu buatan Amerika yang bersumber terutama dari hutan yang dikelola secara lestari.

  1. Bisnis startup-mu harus meminimalisir penggunaan kertas (paperless)

paperless

Produksi kertas membutuhkan penghancuran sumber daya alam (yaitu pohon) serta sejumlah air dan energi yang berlebihan. Dengan demikian, meminimalkan penggunaan kertas adalah cara sederhana bagi bisnis di industri apa pun untuk menjadi sedikit lebih hijau, (selain dalam menjalankan bisnis, kita pribadi juga harus sadar akan pentingnya paperless ini guna menjaga lingkungan sekitar ya Sobat!). Startups bekerja untuk mengurangi penggunaan kertas mereka sendiri-dan juga konsumsi kertas pelanggan mereka-dengan berbagai cara.

Misalnya, perusahaan Concur perangkat lunak tentang manajemen biaya menghilangkan kebutuhan pelanggan mereka untuk mencetak laporan pengeluaran kertas. Dan beragam startup mengurangi penggunaan kertas mereka sendiri dengan memanfaatkan penyimpanan awan, faktur digital, dan alat teknologi lainnya.

  1. Bisnis startup-mu memberi insentif untuk green purchases

ecoplum

Beberapa perusahaan startup telah mengidentifikasi peluang untuk menggunakan program penghargaan konsumen untuk kebaikan lingkungan dan keuntungan. Situs e-commerce EcoPlum , misalnya, menjual produk ramah lingkungan dan bekerja untuk mendidik pelanggannya tentang pentingnya konsumerisme yang ramah lingkungan. Untuk lebih mendorong belanja berkelanjutan, EcoPlum memberi pelanggan dengan “EcoChipz” untuk setiap pembelian. Chip ini kemudian dapat disumbangkan untuk inisiatif lingkungan.

Bisnis startup dapat berlanjut (sustainability) bergantung pada misi bisnis tersebut. Bisnis startup ini menunjukkan bahwa menemukan dan melaksanakan ide-ide krearif untuk go green bagus dilakukan di semua industry.

 

Referensi :

http://www.huffingtonpost.com/entry/5-creative-ways-startups-are-going-green_us_58b5a4e2e4b0658fc20f9a53?utm_hp_ref=startups

Iklan

#Hi-Business5 | STARTUP: INOVASI BISNIS MASA KINI

Saat ini memulai bisnis bukan-lah hal yang sulit untuk dijalankan, hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya perusahaan – perusahaan rintisan baru yang dibuat oleh anak muda saat ini. Tentu kehadiran bisnis-bisnis baru membawa dampak positif, seperti mempermudah kita dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Lalu, apa namanya bisnis rintisan baru tersebut ? Ya, START-UP namanya.

startup

Start-up atau startup adalah perusahaan rintisan yang baru menitik karir kurang dari  3 tahun. Selain itu, dilansir dari techinasia.com karakteristik Startup seperti jumlah pegawai kurang dari 20 orang, masih dalam tahap berkembang, produk berupa aplikasi dalam bentuk digital, dan biasanya beroperasi menggunakan website atau media social lainnya. Startup ini lebih difokuskan pada perusahaan rintisan yang memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini. Selain itu, mereka umumnya selalu mencari hal-hal dan ide-ide segar, mengembangkan target pasar yang baru, fokus pada area bisnis yang saat ini banyak digemari, dan menghasilkan suatu karya atau produk melalui inovasi mereka.

Tentu banyak sekali sektor-sektor startup saat ini, seperti e-commerce, fintech (financial technology), big data analytic, on-demand, dan SaaS (Software-as-a-Servive). Penjelasan sektor-sektor startup yang dilansir dari tunaiku.com adalah sebagai berikut :

  1. E-commerce

e-commerce

Saat ini, banyak e-commerce yang terdapat di Indonesia, e-commerce saat ini pun semakin fokus untuk meningkatkan kualitas seperti layanan, metode pembayaran, atau proses pengirimannya. Banyak sekali fitur-fitur yang dapat mempermudahkan konsumen saat menggunakannya, sebagai contoh seperti saat kita akan melakukan pembayaran, dengan adanya e-wallet atau PayPal dapat mempermudah kita dalam melakukan pembayaran.  Proses pengiriman pun bisa semakin efisien dengan adanya inovasi-inovasi baru berbasis aplikasi, seperti Deliveree, Etobee, dan lain-lain. Tentu semua ini akan memaksimalkan proses usaha startup e-commerce.

  1. Fintech

fintech

Fintech atau financial technology merupakan pengembangan industri jasa keuangan yang sangat bergantung dengan internet dan inovasi digital. Fintech tentu membantu layanan keuangan konvensional yang belum bisa menjangkau konsumen di semua kalangan. Pada tahun 2016, sektor fintech ini terus berkembang secara signifikan, yaitu sebesar 78%. Waah keren yaa..

  1. Big Data Analytic

Pada tahun 2017, Big Data Analytics ini diprediksi akan terus meningkat di berbagai industri-industri di Indonesia. Dalam survey Sharing Vision pada 2016, sebanyak 74% responden berminat untuk menekuni bisnis startup ini. Namun, big data analytic ini juga masih memiliki kendala, yaitu factor Sumber Daya Manusia (SDM).

  1. On-demand

gojek

Pasti kita sangat familiar dengan startip satu ini, ya on-demand startup. Contoh bisnis on-demand startup ini seperti Gojek, Grab, dan Uber. Tentu kehadiran layanan transportasi ini sangat membantu kita dalam beraktivitas dan telah merubah kebiasaan masyarakat. Selain transportasi, saat ini bisnis-bisnis tersebuut sudah mulai menaikkan pelayanannya, seperti Gojek dengan bertambahnya layanan layanan baru (Go-food, Go-send, Go-Tix, dll), jadi bukan hanya untuk transportasi saja. Tentu peluang yang dapat dimanfaatkan sangat besar, perusahaan seperti ini bisa berfungsi sebagai ‘corporate enabler’ yang dapat menawarkan sistem, produk, atau teknologi lainnya kepada perusahaan perusahaan korporasi yang semakin banyak tiap tahunnya.

  1. SaaS (Software-as-a-Service)

saas

Model layanan SaaS ini merebak pada tahun 2016 di dunia bisnis. Layanan SaaS ini dapat berkembang di Indonesia. SaaS ini mengandalkan kecerdasan buatan dan berbagai kemajuan teknologi pintarnya. Contoh bisnis startup SaaS ini seperti Kata.ai hasil pivot dari YessBoss, Prism hasil gabungan OneBit dan Coral, dan beberapa layanan lainnya. Namun sayangnya, di Indonesia kebanyakan masih menggunakan server dari luar negeri, hal ini tentu dikarenakan Indonesia yang masih kurang atas teknologi dan sumber daya manusianya. Sehingga ini bisa jadi perhatian khusus bagi pemerintah, perusahaan cloud, dan diri kita masing-masing untuk dapat mengubah para owned SaaS berpindah ke server lokal. Hal ini juga bisa menjadi peluang besar bagi Indonesia karena persaingan bisnis startup satu ini masih sangat luas. Pasar yang sangat besar di Indonesia ini pun menjadi bukti bahwa bidang ini dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal sehingga dapat terus berkembang.

Lalu, dari kelima contoh sektor-sektor startup di Indonesia, startup sektor apa yang menjadi tren 2017 saat ini ?

Menurut proyeksi Mandiri Capital-salah satu venture capital di Indonesia- tren startup saat ini dari industry fintech dan data analytics. CEO Mandiri Capital Eddie Danusaputro mengatakan, nantinya makin banyak penyerta modal yang akan mengucurkan dananya untuk startup di Indonesia. Hal ini tentu dikarenakan Indonesia yang memiliki pasar yang besar. Maka dari itu, walaupun sektor fintech dan data analytics masih tergolong baru di Indonesia, hal ini bisa menjadi peluang besar jika diterapkan di Indonesia.

Ditambah dengan generasi muda atau generasi milenial saat ini di Indonesia yang cenderung menginginkan hal-hal yang instan dan cepat. Sebagai bukti, CEO Mandiri Capital Eddie Danusaputro – atau kerap disapa Eddie – mengatakan bahwa “Branch banking semakin lama semakin berkurang. Orang yang mau ke cabang untuk mengantri akan semakin berkurang. Kalau tidak lewat ATM, orang-orang bisa lewat internet. Begitupula dengan generasi millenial atau generasi muda. Mereka sudah mulai malas dan berpikir bahwa produk perbankan tak harus ke bank, bisa ke platform lain yang non-bank,”. Menyadari akan kondisi tersebut, Mandiri Capital sudah mulai membantu mengembangkan startup-startup Indonesia yang dinilai berpotensi untuk dapat dikembangkan, sehingga diharapkan para investor dapat menginvestasikan dananya untuk membantu karya-karya anak bangsa.

Ok sobat Hi-Business, sekian dulu ya artikel kali ini. Mohon maaf jika masih banyak kekurangan dalam mengepost artikel-artikel ini atau sebelumnya hehe. Semoga bermanfaat bagi para pembaca. Stay tune ya Sobat Hi-Business! Karena Hi-Business akan selalu memberikan berita-berita bisnis saat ini. Happy Business!

Referensi :

https://swara.tunaiku.com/5-tren-sektor-industri-startup-di-tahun-2017/

https://inet.detik.com/cyberlife/d-3347027/catat-ini-tren-startup-2017

#Hi-Business4 | How to Invest : Basic Investing Strategies

Hello Sobat Hi-Business ! Jika di artikel-artikel sebelumnya saya membahas tentang pentingnya Investasi di Indonesiajenis-jenis investasi, dan regulasi investasi pemerintah, nah kali ini saya akan membahas dasar-dasar strategi untuk berinvestasi bagi kita-kita yang ingin berinvestasi. Karena pada dasarnya, strategi sangat penting agar kita tidak salah jalan dalam menentukan keputusan sehingga target tercapai.

NEW YORK ( TheStreet ) – Belajar bagaimana menginvestasikan uang Anda adalah salah satu pelajaran terpenting dalam hidup. Anda tidak perlu kuliah terdidik untuk mulai berinvestasi, sebenarnya Anda bahkan tidak perlu menjadi lulusan SMA.Anda hanya perlu memiliki pemahaman dasar tentang bisnis dan memiliki kepercayaan diri untuk membuat rencana – anggap itu rencana bisnis untuk hidup Anda. Kamu bisa melakukannya.

Mengapa Berinvestasi Bisa Menakutkan

Bagi banyak dari kita, uang dan investasi tidak dibahas di rumah. Subyek ini bahkan mungkin tabu di dalam rumah tangga tertentu – sangat mungkin, di rumah tangga yang tidak memiliki banyak uang atau investasi.Jika orang tua atau orang yang Anda cintai tidak independen secara finansial, mereka mungkin tidak dapat memberi Anda nasihat keuangan yang baik (terlepas dari niat baik mereka). Dan bahkan jika keluarga Anda kaya, tidak ada jaminan bahwa nasehat keuangan mereka masuk akal bagi Anda. Banyak orang tua mendorong anak-anak mereka untuk membeli rumah selama puncak gelembung perumahan, karena dalam masa hidup mereka, perumahan hanya naik.Setelah mengatakan semua ini, investasi pertama yang Anda buat mungkin akan menjadi yang tersulit.

Tujuan Berinvestasi

Tentu saja, setiap orang memiliki tujuan keuangan yang berbeda – dan semakin Anda belajar, semakin yakin Anda akan menentukan jalan Anda sendiri. Tapi inilah tujuan keuangan dasar untuk diupayakan:

Selama puluhan tahun kerja keras, saya ingin menghasilkan lebih banyak uang daripada yang saya habiskan dan menginvestasikan selisihnya. Pada saat saya pensiun, saya ingin investasi saya membuang cukup banyak uang – melalui dividen atau bunga – bahwa saya bisa hidup dalam pendapatan ini tanpa harus menjual investasi saya.

Perhatikan bagian pertama dari tujuan ini adalah tentang kerja keras. Jika Anda berharap untuk mengambil sedikit uang dan mempertaruhkannya menjadi kekayaan di pasar saham, Anda bisa berhenti membaca sekarang, artikel ini tidak ditulis untuk Anda. Tetapi jika Anda berencana untuk bekerja selama beberapa dekade, dan ingin memastikan bahwa Anda tidak harus bekerja sampai akhir hayat, Anda harus mengeluarkan biaya lebih sedikit daripada yang Anda lakukan dan menginvestasikan selisihnya.Selain itu, Anda akan melihat bahwa tujuan ini tidak menyarankan untuk menjual investasi Anda. Orang kaya tidak menjual aset mereka untuk menghabiskan uang – jika mereka melakukannya, mereka tidak akan kaya lama. Mereka tetap kaya karena aset mereka memberi cukup arus kas untuk menunjang gaya hidup mereka. Dan aset penghasil uang ini, melalui perencanaan real estat yang cermat, dapat diturunkan dari generasi ke generasi.Menikmati masa senja Anda dengan menjalani pendapatan investasi Anda – dan memiliki sesuatu yang tersisa untuk orang yang Anda cintai atau organisasi amal – adalah sesuatu yang diharapkan oleh semua investor. Mungkin tidak mungkin bagi semua orang, tapi itu sikap yang benar.

Kenali Perbedaan Antara Menyimpan dan Berinvestasi

Ada beberapa langkah sebelum Anda bisa menjadi investor yang sukses: Anda dipekerjakan, memiliki cakupan asuransi yang penting , memiliki hutang pribadi Anda terkendali dan memiliki rekening tabungan darurat jika Anda kehilangan pekerjaan Anda.Investasi dan tabungan Anda adalah hal yang sangat berbeda. Bagaimana jika pasar saham mogok dan Anda kehilangan pekerjaan? Jika Anda tidak memiliki rekening tabungan – dan tunjangan pengangguran Anda tidak menutupi biaya hidup Anda – Anda mungkin harus menjual investasi Anda pada saat yang paling buruk. Jangan jatuh ke dalam perangkap ini.

Dua Strategi untuk Investasi Seumur Hidup

Kedua strategi investasi di bawah ini mengasumsikan bahwa Anda memiliki horizon investasi yang sangat panjang – dengan kata lain, Anda berencana untuk bekerja dalam beberapa dekade mendatang. Strategi pertama membutuhkan sedikit usaha. Strategi kedua mungkin tampak membutuhkan usaha yang minimal, namun memerlukan lebih banyak pendidikan investor daripada yang akan Anda temukan di artikel ini saja.

1.) Berinvestasi dalam Reksadana Dengan Marjin Keselamatan

Jack Bogle – pendiri The Vanguard Group – telah mendedikasikan setengah dari hidupnya untuk menunjukkan bagaimana reksa dana indeks biaya rendah tanpa beban (secara khusus, mereka yang membeli seluruh pasar saham) adalah cara terbaik bagi investor untuk sukses. Dengan rata – rata biaya dolar – praktik untuk membeli jumlah dana dolar yang sama pada jadwal reguler – investor tidak perlu khawatir dengan waktu pembelian mereka. Harga beli rata-rata mereka pada akhirnya akan mencerminkan nilai “wajar”.Dollar-cost averaging adalah ide bagus dengan kelemahan besar: Investor cenderung menganggur saat saham paling murah .Jika Anda menghabiskan waktu di tahun 2006-2007 dengan menggunakan sisa gaji Anda untuk membeli saham secara bulanan, kemudian kehilangan pekerjaan Anda (dan gaji) selama krisis keuangan 2008-2009, Anda tidak mempunyai uang untuk membeli saham dengan harga termurah di Dekade. Pada akhirnya, Anda tidak memiliki rata-rata biaya dolar – Anda memberi waktu pada pasar. Dan beli pada saat yang paling buruk (saat stok paling mahal).Salah satu solusi untuk masalah ini adalah menciptakan dana cadangan investasi (mirip dengan – tapi terpisah – dari dana tabungan darurat Anda). Jika Anda menabung $ 100 per minggu ke dalam reksa dana pasar saham total, cobalah mengumpulkan cadangan tunai sebesar $ 2.400. Ini akan memungkinkan Anda berinvestasi selama 6 bulan jika Anda menganggur.Anda mungkin merasa tidak nyaman untuk berpisah dengan uang Anda saat rasa takut atau insting memberitahu Anda untuk berpegangan erat, namun investor yang sukses dapat melepaskan diri dari emosi mereka. Cobalah untuk melakukan investasi yang lebih kecil secara konsisten daripada investasi yang lebih besar secara tidak menentu.Sebagai contoh praktis, jika Anda menginvestasikan $ 6.000 di Total Market Market Fund (VTSMX) Vanguard pada bulan September 2007, Anda akan mendapatkan $ 6.290 pada bulan Agustus 2012. Jika Anda menginvestasikan $ 100 per bulan, dalam dana yang sama, dari bulan September 2007 sampai Agustus 2012, investasi $ 6.000 Anda akan tumbuh menjadi $ 7.689 (kedua contoh ini berasumsi bahwa dividen Anda diinvestasikan kembali). Lambat dan mantap memang memenangkan perlombaan.Satu hal terakhir yang perlu dipertimbangkan: Sebagian besar reksa dana indeks biaya rendah memerlukan investasi awal di kisaran $ 3.000 – $ 5.000. Jika biaya dimuka ini akan menghabiskan sebagian besar uang investasi Anda, Anda mungkin lebih baik memulai dengan dana yang memiliki biaya sedikit lebih tinggi dan investasi awal yang lebih rendah.Tapi hati-hati: Banyak dana berkualitas rendah berusaha menarik investor dengan investasi awal yang rendah. Sebelum mencari di tempat lain, lihatlah penyedia dana berkualitas tinggi seperti Vanguard , Fidelity dan Charles Schwab yang harus ditawarkan. Pada tulisan ini, dana Indeks Harga Saham Schwab (SWTSX) memiliki biaya awal investasi awal, tidak ada beban, dan sangat rendah.

2.) Membeli dan Memegang Persediaan dengan Hati-hati

“Untuk mencapai hasil investasi yang memuaskan lebih mudah dari pada kebanyakan orang menyadari, untuk mencapai hasil yang lebih unggul lebih sulit dari yang terlihat,” tulis Benjamin Graham dalam buku klasiknya The Intelligent Investor .Memang benar: Jika Anda membeli total dana indeks pasar saham secara berkala dalam jangka waktu yang cukup lama, Anda pasti akan memiliki hasil yang memuaskan. Namun banyak investor melupakan imbalan finansial dari investasi yang disederhanakan untuk penghargaan psikologis “pemetikan saham”.Bagi investor kecil atau awal, saham perdagangan adalah permainan bodoh. Jika Anda membeli saham senilai $ 500, dikurangi komisi $ 10 untuk broker saham Anda – lalu menjual sahamnya setelah naik 4%, sekali lagi, dikurangi komisi $ 10, Anda tidak mendapatkan apa-apa. Jika Anda berhasil memenangkan perdagangan, biaya transaksi dan pajak akan mengurangi tingkat pengembalian Anda, belum lagi Anda akan trading melawan matematikawan tingkat PhD dan program komputer yang mereka tulis untuk menarik kantong Anda .Tapi ada nilai jangka panjang yang bisa didapat dalam membeli saham perusahaan besar dan berpegang pada mereka selama bertahun-tahun. Apalagi jika saham Anda membayar dividen (sebenarnya pembayaran tunai keuntungan perusahaan). Jumlah kekayaan yang dapat diciptakan kembali dividen bisa sangat menakjubkan . Yang lebih menakjubkan lagi adalah banyak broker saham online menawarkan reinvestasi dividen sebagai layanan gratis. Kemewahan ini memberikan keuntungan bagi para investor lebih besar lagi dari pedagang saham yang hingar bingar.

Pelajari lebih lanjut tentang investasi

Menjadi investor yang sukses membutuhkan uang, kesabaran, dan sama pentingnya, percaya diri. Memiliki kepercayaan diri untuk membuat dan berpihak pada keputusan finansial Anda memerlukan pendidikan. Jangan berhenti belajar.

 

Referensi :

https://www.thestreet.com/story/11748100/1/how-to-invest–ways-to-make-your-money-grow.html

#Hi-Business3 | Regulasi Pemerintah Memudahkan Berinvestasi!

Assalamualaikum Wr Wb.

Hallo Sobat Hi-Business! Berjumpa lagi dengan artikel Hi-Business minggu ini. Gak lupa kan sama artikel-artikel Hi-Business yang memberikan informasi-informasi seputar bisnis. Nah, jika di artikel sebelumnya saya telah membahas pentingnya investasi di Indonesia dan jenis-jenis investasi, kira-kira gimana ya regulasi dari pemerintah tentang berinvestasi ini? Ribet gak ya? Makanya langsung baca aja kuy!

Sebelum membahas Regulasi Pemerintah tentang berinvestasi, kalian pasti tau dong investasi ini sangat amat penting dan sudah menjadi trend saat ini untuk memajukan Indonesia. Namun, pada umumnya jika kita ingin memulai investasi cenderung melalui proses yang lama karena banyaknya regulasi pemerintah. Lah ko gitu ya? Eits tenang sobat Hi-Business! Sekarang pemerintah sudah menyederhanakan regulasi-regulasi berinvestasi loh, karena memang tujuan Pemerintah adalah terus berkomitmen untuk meningkatkan investasi dalam rangka mendorong perekonomian di dalam negeri. Nah makanya nih, penyederhanaan regulasi perizinan ini memberikan peran penting seperti membuat iklim investasi lebih kondusif.

Apa aja sih regulasi yang telah disederhanakan ?

Ada 3 (tiga) nih regulasi tahun ini yang telah disederhanakan. Pertama, Permen ESDM Nomor 13/2017 tentang Pemberian Layanan Cepat Perizinan 3 (Tiga) Jam Terkait Infrastruktur di Sektor ESDM. Kedua, Permen ESDM Nomor29/2017 tentang Perizinan Pada Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi. Ketiga, Permen ESDM Nomor34/2017 tentang Perizinan di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Seperti kita tahu bahwa Presiden Joko Widodo mendukung berat bagaimana investasi ini penting dilakukan. Oleh karena itu, pernyederhanaan perizinan ini sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo yaitu sebagai upaya untuk meningkatkan investasi di Indonesia. Seperti yang dikatakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, dalam sektor migas, 104 regulasi dapat disederhanakan hanya menjadi 6 (enam) regulasi. Enam regulasi tersebut yaitu terdiri atas 2 (dua) regulasi untuk hulu migas dan 4 (empat) untuk hilir migas.

Selanjutnya, dalam sektor mineral dan batubara, melalui Permen ESDM Nomor 34/2017, 24 regulasi telah berhazil dihapus dan 38 rekomendasi dan perizinan diintegrasikan menjadi persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).  Dan juga, sebanyak 117 regulasi berbasil diringkas pula hanya menjadi 6 (enam) regulasi, dimana 2 (dua) regulasi telah ditangani oleh Kementrian ESDM, dan 4 (empat) regulasi dialihkan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal.

Sedangkan dalam sektor ketenagalistrikan, 10 (sepuluh) regulasi telah dilimpahlan ke BKPMB melalui Permen ESDM Nomor 35/2014. Sementara regulasi ketenagalistrikan yang ditangani oleh Kementrian ESDM hanya tiga sertifikasi dan dua rekomendasi. Hal ini juga serupa dalam sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebanyak 14 regulasi telah berhasil disederhanakan dari 31 perizinan. Menurut Kementrian ESDM – Aguntinus Jonan – langkah berikutnya yang dapat dilakukan pemerintah adalah kecepatan proses.

Yap Sobat Hi-Business! Sekian dulu ya artikel kali ini tentang regulasi. Semoga dengan adanya penyerderhanaan regulasi dapat memudahkan Sobat Hi-Business untuk memulai berbisnis investasi. Happy Business!!

MENGAPA SAYA MEMILIH UNIVERSITAS PERTAMINA

Hello Sobat Hi-Business!

Dalam artikel ini, saya tidak membahas tentang bisnis kali ini. Namun saya akan membahas salah satu kejadian penting dalam hidup saya, yaitu memutuskan untuk kuliah. Nah, dalam artikel ini saya akan memberikan sebagian pengalaman saya tentang “Mengapa saya memilih Universitas Pertamina”. Selamat membaca!

up

Saat lulus SMA, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tentu menjadi impian semua orang. Setiap siswa mempunyai target ke perguruan tinggi yang menjadi incarannya, termasuk saya. Pada awalnya, saya mencoba berbagai ujian masuk untuk memasuki perguruan tinggi yang saya impikan, namun takdir berkata lain. Saya tidak mendapatkan perguruan tinggi impian saya.

Lalu? Lalu saya bingung, tidak ada perguruan tinggi yang mampu saya masuki. Entah bagaimana nasib saya kemudian. Namun setelah semua penolakan perguruan tinggi yang saya alami, sejak saat itu-lah pepatah “Ada hikmah dibalik sebuah peristiwa”, saya percaya itu memang ada. Mengapa?
Karena setelah menerima pengumuman bahwa saya tidak lolos SNMPTN maupun SBMPTN, saya mendapatkan sebuah email dari Universitas Pertamina yang menawarkan beasiswa penuh sampai saya menyelesaikan studi S1. Tentu saya merasa bingung karena tidak pernah mendaftar apapun, dan tak lupa bersyukur atas kesempatan ini, karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan beruntung seperti saya ini. Saya mengikuti segala tahap-tahap dan pada akhirnya saya dinyatakan diterima di Universitas Pertamina dengan beasiswa penuh. Alhamdulillah.

Saya bersyukur atas diterimanya saya sebagai mahasiswa Manajemen di Universitas Pertamina, karena saya dapat meringankan beban orang tua
saya sehingga mereka tidak perlu membayar kuliah. Maka dari itu saya memilih Universitas Pertamina yang saya harapkan dapat menjadi tempat pendidikan yang berguna bagi setiap civitas akademika Universitas Pertamina.

Namun, apakah hanya karena saya mendapatkan beasiswa penuh maka saya memilih Universitas Pertamina? Tentu tidak. Memilih sebuah keputusan ini tentu harus dipikirkan matang-matang, mengingat ini adalah perguruan tinggi, dimana tahap sebelum setiap individu terjun kedalam dunia pekerjaan. Selain mendapatkan beasiswa, saya memilih Universitas Pertamina karena saya yakin pada diri saya sendiri bahwa dimanapun kita kuliah, diri kita sendiri-lah yang membentuk karakter untuk menjadi individu yang memiliki kualitas dalam hidupnya. Dan juga, seberapa niat kah kita berusaha, seberapa besar-kah usaha yang kita jalani, dan seberapa besar-kah apa yang kita lakukan akan berdampak baik pada lingkungan sekitar kita. Tak peduli ocehan-ocehan yang membuat goyah semangat kita, tetap fokuslah pada satu tujuan.

Karena ini adalah pilihan saya, penentu masa depan saya, dan berada di tangan saya sendiri. Saya yang berhak untuk menentukan bagaimana masa depan saya dan apa saja keputusan yang akan saya ambil. Tidak perlu omongan yang tinggi, namun tunjukkan dengan kualitas diri sendiri dari usaha yang paling terbaik. Agar bisa menjadi Global Leader yang mampu berkontribusi bagi Indonesia. Global Leader yang berguna bagi diri sendiri dan orang lain, yang mampu membawa Indonesia menjadi negara yang lebih sejahtera.

#Hi-Business2 | JENIS-JENIS INVESTASI, KELEBIHAN, DAN KEKURANGAN.

Assalamualaikum Wr Wb

Hello Sobat Hi-Business! Jumpa lagi dengan artikel Hi-Business yang kedua nih. Di artikel pertama (#Hi-Business1) udah ngebahas “Pentingnya Investasi di Indonesia”, atau bagi kalian yang belum baca, silahkan bisa baca disini.

Nah, setelah kita tau pentingnya investasi di Indonesia, manfaat investasi di Indonesia, dan juga pengaruhnya bagi perekonomian Indonesia. Udah semakin yakin dong buat berinvestasi dari sekarang ? Udah siap belum nih buat investasi? Eits. Sebelum kita ambil langkah berinvestasi, kita juga harus tau dong apa aja jenis-jenis dari investasi ini, dan bagaimana sih kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis investasi tersebut. Dan dari itu, kita bisa menganalisis bagaimana investasi yang baik dan menguntungkan untuk kita. Oke langsung aja ya, cekidot!

JENIS-JENIS INVESTASI, KELEBIHAN, DAN KEKURANGAN.

  1. Tabungan

Nasabah menyimpan uang di bank yang dapat diambil dan dipergunakan kapanpun jika nasabah memerlukannya.

Keuntungan Tabungan

  1. Dapat diambil kapan saja dan tidak memiliki risiko.
  2. Transaksinya mudah

Kerugian Tabungan

  1. Uang dapat dengan mudah berkurang, karena dapat diambil kapan saja dengan mudah
  2. Bunga tabungan kecil.

Jenis Resiko : Low Risk, Low Return

  1. Deposito

Nasabah menyimpan uangnya di bank dengan periode tertentu yang tidak bisa diambil atau digunakan jika belum jatuh tempo. Jika tabungan diambil sebelum jatuh tempo, nasabahh akan mendapat pinalti/denda yang telah disepakati sebelumnya.

Keuntungan Deposito

  1. Risiko sangat rendah
  2. Bunga yang dapat diterima lebih besar dibandingkan tabungan biasa.

Kerugian Deposito

  1. Keuntungan atau bunga yang diterima lebih sedikit bila dibandingkan dengan jenis investasi lain yang berhadapan langsung dengan risiko pasar.
  2. Bunganya lebih kecil dari tingkat inflasi

Jenis Resiko : Low Risk, Low Return

  1. Obligasi

Obligasi merupakan surat tanda bukti hutang, merupakan bukti bahwa kita memberikan hutang kepada perusahaan tertentu atau pemerintah. Pihak yang berhutang akan memberi bunga untuk jangka waktu tertentu. Jangka waktu pengembalian hutang lebih dari satu tahun. Obligasi yang paling aman adalah obligasi atau surat utang dari negara.

Keuntungan Obligasi

  1. Memberikan pendapatan tetap (fixed income) berupa kupon.
  2. Keuntungan atas penjualan obligasi (capital gain).
  3. Bunga lebih besar dibandingkan deposito.

Kerugian Obligasi

  1. Risiko perusahan tidak mampu membayar kupon obligasi maupun risiko perusahaan tidak mampu mengembalikan pokok obligasi.
  2. Risiko Tingkat Suku Bunga (Interest Rate Risk).
  3. Jangka waktu panjang (> 1 tahun), sehingga tidak dapat dicairkan bila diperlukan atau bila ingin berinvestasi lain.
  4. Bila pihak yang berhutang bangkrut, berarti tidak dapat mengembalikan hutangnya.

Jenis Resiko : Low Risk, Low Return

  1. Saham

Memiliki saham berarti Anda memiliki kepemilikan dalam suatu perusahaan. Uang yang kita tanamkan dijadikan sebagai modal untuk perusahaan tersebut. Perusahaan akan memberikan keuntungan yang diterima kepada para pemegang saham yang disebut sebagai deviden. Bila dinilai baik atau banyak orang yang berminat untuk membeli saham suatu perusahaan, harganya akan naik, sehingga bila Anda menjual sahamnya akan memperoleh keuntungan. Sebaliknya, bila perusahaan menderita kerugian, harga sahamnya dapat turun sehingga Anda dapat menderita kerugian. Saham ini dapat dibeli pada perusahaan sekuritas. Untuk tiap transaksi jual atau beli, Anda akan dikenakan biaya.

Keuntungan Saham

  1. Dapat mendatangkan keuntungan yang sangat besar bila harga saham naik.
  2. Dengan modal sedikit, dapat diperoleh hasil berkali-kali lipat.

Kerugian Saham

  1. Risiko kehilangan modal jika perusahaan bangkrut/ pailit
  2. Risiko kehilangan juga terjadi ketika harga saham turun.

Jenis Resiko : Medium Risk, Medium Return

  1. Reksadana

Reksadana merupakan tempat menghimpun dana secara kolektif. Dana yang terkumpul akan dikelola oleh Manajer Investasi yang akan diinvestasikan pada jenis investasi lainnya. Bila mendapat keuntungan atau kerugian akan dibagi secara rata untuk para investor. Ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang baru memulai untuk berinvestasi. Jenis risikonya berbeda, tergantung jenis risiko yang dipilih. Jenisnya adalah reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana saham, dan reksadana campuran.

Keuntungan Reksadana

  1. Tidak perlu memiliki banyak pengetahuan, karena dikelola oleh Manajer Investasi.
  2. Karena diinvestasikan ke banyak tempat, maka bila terjadi kerugian di satu tempat bisa tertolong tempat lain yang mungkin menghasilkan keuntungan.

Kerugian Reksadana

  1. Bagi sebagian orang, karena tidak dikelola sendiri sering tidak puas dengan hasilnya.
  2. Keuntungan lebih sedikit dibandingkan saham dan ada biaya yang dikeluarkan untuk pengelolanya.

Jenis Resiko : High Risk, High Return

  1. Emas

Harga emas cenderung naik setiap tahun, itulah sebabnya banyak orang yang membeli emas kemudian menjualnya saat harganya naik. Bila hendak digunakan untuk investasi, emas yang dibeli hendaknya berupa logam mulia batangan atau koin daripada emas dalam bentuk perhiasan. Emas batangan atau koin tidak mengalami penyusutan atau ongkos pembuatan yang biasa dikenakan apabila kita menjual dalam bentuk perhiasan.

Keuntungan Emas

  1. Termasuk aset likuid atau aset yang mudah dijual.
  2. Tahan lama
  3. Harga stabil, cenderung naik

Kerugian Emas

  1. Emas tidak membuat pemiliknya bertambah kaya
  2. Ada kemungkinan nilai emas anjlok
  3. Tidak dapat memberikan penghasilan rutin
  4. Sulit dalam penyimpanan

Jenis Resiko : Medium Risk, Medium Return

  1. Properti

Sama seperti emas, harga properti yaitu rumah dan tanah cenderung akan naik. Dengan membeli properti, dan menjualnya di kemudian hari akan mendatangkan keuntungan karena harga jualnya sudah naik. Harga rumah akan cepat naik bila lokasinya strategis atau dekat dengan fasilitas umum, ini dapat menjadi pertimbangan saat akan memilih lokasi. Bila akan membeli rumah di perumahan yang belum atau masih dibangun, pastikan pengembang dapat dipercaya dan adanya perjanjian yang jelas, karena ada beberapa kasus, setelah kita membayar, pembangunan rumah tidak dilanjutkan yang mengakibatkan kerugian.

Keuntungan Properti

  1. Risiko kecil
  2. Dapat disewakan sehingga dapat memberi penghasilan tambahan.

Kerugian Properti

  1. Membutuhkan modal yang besar untuk membeli rumah atau tanah.
  2. Properti bukan aset yang likuid karena tidak mudah untuk menjualnya bila suatu saat membutuhkan uang.

Jenis Resiko : Low Risk, Low Return

Wah ternyata banyak ya jenis-jenis investasi itu. Kalian tinggal menentukan apa jenis investasi yang kalian inginkan. Oke segitu dulu ya penjelasan mengenai jenis-jenis investasi di Indonesia. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan maupun informasi. Happy Business!!

Source :

http://vifcorps.com/our-products/foreign-exchange/index.php?option=com_content&view=article&id=2258&catid=118&Itemid=459

http://sekolahpintar.com/blog/7-jenis-investasi-beserta-keuntungan-dan-kerugiannya

#Hi-Business1 | PENTINGNYA INVESTASI DI INDONESIA

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hallo Sobat Hi-Business! Di artikel pertama ini, aku bakal ngejelasin tentang “Pentingnya Investasi di Indonesia”. Loh, emang ada penting yaa? Nah, dengan baca artikel ini kalian bakal tahu seberapa penting investasi di Indonesia. Selain itu, kita juga bakal tahu manfaat Investasi buat perekonomian Indonesia dan juga pengaruh berinvestasi buat negara kita tercinta ini sampaiiii buat kantong kita sendiri (hehe). Oke langsung aja yaa. Cekidot!

Sebelumnya, pasti kalian pernah dong jajan pas SD ? Dan sadar gak, kalo harga jajanan yang kamu beli dulu pas SD itu berbeda sama harga sekarang ? Contoh deh, dulu pernah beli es teh di plastik ? Harganya itu sekitar Rp 300-500 tahun 2005an. Tapi sekarang ? Udah lebih dari Rp 1000 atau pas Rp 1000. Well, what happened ? Ini yang dinamakan inflasi. Pasti kebanyakan dari kita tuh pengen beli mobil, rumah, kuliah di luar negeri, naik haji, liburan dll yang pastinya butuh uang dong. (YAIYALAH) . Gimana tuh caranya biar bisa wujudin semua itu ? Jawaban terbanyak pasti adalah “NABUNG”. Ok. Jawaban kita kunci.

Nyatanya, kalo kita deposito di bank setiap bulan, rutin, lalu bunga deposito 5%, padahal kenaikan inflasi yang terjadi di Indonesia adalah 6.1%. Woh. Itu kalo deposito, FYI kalo nabung di bank, bunga yang kita terima rata-rata hanya 1%/tahun. Yakin masih ngandelin nabung di bank ? Pikir-pikir lagi deh ya. Sambil mikir, mending kita beralih ke topik selanjutnya, yaitu “Investasi”. Apa sih investasi itu ? Kenapa sih kita harus investasi terutama di Indonesia? Oke simak lagi ya.

invest

Pengertian Investasi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan. Berdasarkan teori ekonomi, investasi berarti pembelian (dan produksi) dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang (barang produksi). Contohnya membangun infrastruktur (jalan tol, pabrik, jembatan, dll) di Indonesia. Investasi adalah suatu komponen dari PDB dengan rumus PDB = C + I + G + (X-M). Fungsi investasi pada aspek tersebut dibagi pada investasi non-residential (seperti pabrik dan mesin) dan investasi residential (rumah baru).

Pentingnya Investasi di Indonesia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya investasi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Investasi yang terus tumbuh berdampak pada arus uang yang masuk ke dalam negeri untuk menggerakkan kegiatan ekonomi.

“Sekali lagi, dalam pertumbuhan ekonomi kita investasi memegang peran yang sangat penting. Sekali bagi pertumbuhan ekonomi‎. Saya ingin pada 2017 realisasi investasi betul-betul memberikan peningkatan capital inflow, memberikan peningkatan arus modal dan uang masuk ke negara kita sehingga pertumbuhan ekonomi betul-betul konkret dan kita lihat di 2017,” ujar dia di Istana Negara, Rabu (7/12/2016). Jokowi mengungkapkan, pada 2017 pemerintah menargetkan investasi Rp 670 triliun. Sementara pada 2018, target tersebut meningkat menjadi Rp 840 triliun.

Melihat kondisi Indonesia setidaknya ada lima alasan mendasar mengapa Indonesia membutuhkan investasi asing saat ini:

  1. Penyediaan lapangan kerja
  2. Mengembangkan industri substitusi impor untuk menghemat devisa Kehadiran penanaman modal asing dapat dipergunakan untuk membantu mengembangkan industri substitusi impor dalam rangka menghemat devisa.
  3. Mendorong berkembangnya industri barang-barang ekspor non-migas untuk mendapatkan devisa.
  4. Pembangunan daerah-daerah tertinggal. Investasi asing diharapkan sebagai salah satu sumber pembiayaan dalam pembangunan yang dapat digunakan untuk membangun Infrastruktur seperti pelabuhan, listrik, air bersih, jalan, rel kereta api, dan lain-lain.
  5. Alih teknologi. Salah satu tujuan mengundang modal asing adalah untuk mewujudkan alih teknologi.

invest2

Manfaat Investasi Asing di Indonesia

  1. Menambah pemasukan negara.

Secara otomatis seluruh perusahaan asing yang menanamkan modalnya di Indonesia memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada Indonesia, dan tentu itu akan menjadi salah satu sumber pemasukan negara.

  1. Menurunnya Angka Pengangguran

Karena semakin banyak perusahaan asing yang menanamkan modalnya di Indonesia, akan semakin banyak tenaga kerja kita yang diserap dan dikerjakan oleh mereka.

  1. Meningkatnya Pembangunan di segala Sektor

Masih berkaitan erat dengan poin pertama, semakin banyak pajak penghasilan yang masuk ke kas negara tentu akan ikut membantu percepatan proses pembangunan di segala sektor vital negara, termasuk fasilitas umum dan pendidikan.

  1. Nilai Jual Produk dalam Negeri ikut Terangkat

Seperti yang sudah sama-sama kita ketahui, kekayaan alam Indonesia memang amat sangat melimpah, sayangnya kita memang belum sepenuhnya bisa memanfaatkan dan mengolahnya. Nah, dalam hal inilah peran perusahaan asing di Indonesia cukup dibutuhkan karena secara otomatis jika bahan baku yang mereka butuhkan ada di Indonesia, tentu akan jauh lebih hemat jika mereka membelinya dari kita.

  1. Terjalinnya kerjasama Bilateral maupun Multilateral

Sebesar-besarnya Indonesia, kita tetap membutuhkan negara lain. Begitupun mereka juga membutuhkan kita. Jadi, disisi lain akan terjalin simbiosis mutualisme dalam hubungan baik antar negara karena penanaman modal asing tersebut.

Dibawah ini ada video dari Indonesia Stock Exchange tentang “Logika Sederhana Pentingnya Investasi” yang dapat merangkum segala tulisan diatas mengenai pentingnya investasi bagi perekonomian Indonesia. Selamat menyaksikan!

Ok, segitu dulu yang dapat aku sampaikan dalam tulisan ini. Mohon maaf apabila banyak kesalahan dalam penyampaian informasi maupun tulisan yang aku buat ya. Stay-tune terus ya di Hi-Business blog!! Happy Business!!

Source :

http://www.bkpm.go.id/id/publikasi/detail/berita-investasi/jokowi-tekankan-pentingnya-investasi-bagi-pertumbuhan-ekonomi

https://ardana45.wordpress.com/2013/05/14/peranan-investasi-dalam-pembangunan-ekonomi-di-indonesia-olehi-ketut/

http://www.serabutan.com/2016/07/5-manfaat-utama-penanaman-modal-asing.html

Pos blog pertama

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini. Jika Anda membutuhkan bantuan, bertanyalah kepada orang-orang yang ramah di forum dukungan.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑