#Hi-Business3 | Regulasi Pemerintah Memudahkan Berinvestasi!

Assalamualaikum Wr Wb.

Hallo Sobat Hi-Business! Berjumpa lagi dengan artikel Hi-Business minggu ini. Gak lupa kan sama artikel-artikel Hi-Business yang memberikan informasi-informasi seputar bisnis. Nah, jika di artikel sebelumnya saya telah membahas pentingnya investasi di Indonesia dan jenis-jenis investasi, kira-kira gimana ya regulasi dari pemerintah tentang berinvestasi ini? Ribet gak ya? Makanya langsung baca aja kuy!

Sebelum membahas Regulasi Pemerintah tentang berinvestasi, kalian pasti tau dong investasi ini sangat amat penting dan sudah menjadi trend saat ini untuk memajukan Indonesia. Namun, pada umumnya jika kita ingin memulai investasi cenderung melalui proses yang lama karena banyaknya regulasi pemerintah. Lah ko gitu ya? Eits tenang sobat Hi-Business! Sekarang pemerintah sudah menyederhanakan regulasi-regulasi berinvestasi loh, karena memang tujuan Pemerintah adalah terus berkomitmen untuk meningkatkan investasi dalam rangka mendorong perekonomian di dalam negeri. Nah makanya nih, penyederhanaan regulasi perizinan ini memberikan peran penting seperti membuat iklim investasi lebih kondusif.

Apa aja sih regulasi yang telah disederhanakan ?

Ada 3 (tiga) nih regulasi tahun ini yang telah disederhanakan. Pertama, Permen ESDM Nomor 13/2017 tentang Pemberian Layanan Cepat Perizinan 3 (Tiga) Jam Terkait Infrastruktur di Sektor ESDM. Kedua, Permen ESDM Nomor29/2017 tentang Perizinan Pada Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi. Ketiga, Permen ESDM Nomor34/2017 tentang Perizinan di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Seperti kita tahu bahwa Presiden Joko Widodo mendukung berat bagaimana investasi ini penting dilakukan. Oleh karena itu, pernyederhanaan perizinan ini sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo yaitu sebagai upaya untuk meningkatkan investasi di Indonesia. Seperti yang dikatakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, dalam sektor migas, 104 regulasi dapat disederhanakan hanya menjadi 6 (enam) regulasi. Enam regulasi tersebut yaitu terdiri atas 2 (dua) regulasi untuk hulu migas dan 4 (empat) untuk hilir migas.

Selanjutnya, dalam sektor mineral dan batubara, melalui Permen ESDM Nomor 34/2017, 24 regulasi telah berhazil dihapus dan 38 rekomendasi dan perizinan diintegrasikan menjadi persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).  Dan juga, sebanyak 117 regulasi berbasil diringkas pula hanya menjadi 6 (enam) regulasi, dimana 2 (dua) regulasi telah ditangani oleh Kementrian ESDM, dan 4 (empat) regulasi dialihkan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal.

Sedangkan dalam sektor ketenagalistrikan, 10 (sepuluh) regulasi telah dilimpahlan ke BKPMB melalui Permen ESDM Nomor 35/2014. Sementara regulasi ketenagalistrikan yang ditangani oleh Kementrian ESDM hanya tiga sertifikasi dan dua rekomendasi. Hal ini juga serupa dalam sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebanyak 14 regulasi telah berhasil disederhanakan dari 31 perizinan. Menurut Kementrian ESDM – Aguntinus Jonan – langkah berikutnya yang dapat dilakukan pemerintah adalah kecepatan proses.

Yap Sobat Hi-Business! Sekian dulu ya artikel kali ini tentang regulasi. Semoga dengan adanya penyerderhanaan regulasi dapat memudahkan Sobat Hi-Business untuk memulai berbisnis investasi. Happy Business!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: